Tip dan trik penggunaan tanaman obat

Diposting pada

Untuk menyembuhkan penyakit tidak selamanya harus menggunakan pengbatan medis. Cara lainnya juga bisa. Salah satunya adalah dengan cara pengobatan herbal. Pengobatan herbal memang dikenal sebagai pengobatan tanpa efek samping karena terbuat dari tanaman herbal yang tidak bahan pengawetnya atau zat berbahaya lainnya.

Namun begitu, penggunakan tanaman obat juga harus diperhatikan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan tanaman obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Dan diantaranya adalah sebagai berikut.

Advertisements

Pemilihan bahan atau tanaman herbal

Hal pertama yang harus dilakukan ketika ingin menggunakan pengobatan herbal adalah dengan memilih bahan terlebih dahulu. Ketika memilih bahan, pilihlah tanaman yang memang benar-benar mempunyai khasiat dan sudah ada yang membuktikan bahwa tanaman tersebut dapat mengobati beberapa penyakit.

Jika memilih bahan yang tidak terbukti dapat menyembuhkan penyakit yang dimaksud, maka penyembuhan akan berlangsung lama atau bahkan tidak sembuh-sembuh karena bukan merupakan obat yang tepat. Tidak hanya itu, kita dituntut untuk tahu bagian tanaman yang mana saja yang dapat dijadikan sebagai obat herbalnya.

Jika ktia tidak tahu, maka dapat melihatnya disumber-sumber yang menginformasikan mengenai tanaman herbal beserta bagian-bagian yang digunakan untuk mengobati penyakit yang dimaksud. Salah satu contoh penyakit adalah penyakit asam urat. Penyakit asam urat dapat disembuhkan dengan menggunakan pengobatan herbal.

Advertisements

Contoh tanaman yang dapat menyembuhkan penyakit asam urat seperti tanaman sidaguri, tanaman seledri, tanaman mahkota dewa, tanaman sambiloto, tanaman brotowali, tanaman pegagan, tanaman lengkuas, tanaman kumis kucing, dan lain sebagainya.

Penanganan bahan

Sebelum menggunakan tanaman herbal, sebaiknya tanaman herbal tersebut dipisahkan antara yang bagus dengan yang tidak bagus. Tujuannya agar mendapatkan hasil yang sempurna. Apabila sudah didapatkan tanaman herbal yang bagus, selanjutnya tanaman herbal tersebut dapat dicuci.

Pencucian dilakukan diatas air yang mengalir dan air tersebut harus benar-benar bersih. Cucilah hingga tidak ada kotoran yang menempel pada tanaman herbal tersebut. Ingatlah, cuci tanaman herbal hingga benar-benar bersih dan benar-benar tidak ada kotoran yang menempel.

Jika tidak dilakukan, maka kotoran atau bakteri lainnya akan tetap menempel pada tanaman herbal tersebut dan akan menyebabkan khasiat dari tanaman herbal tersebut menjadi berkurang.

Dosis yang digunakan

Penggunaan tanaman herbal juga harus dilakukan dengan dosis yang sesuai. Penggunaan tanaman herbal yang tidak sesuai dengan dosis akan menyebabkan khasiat dari tanaman herbal tersebut tidak berfungsi lagi atau bahkan proses penyembuhan akan berlangsung lama. Untuk itulah, ketika menggunakan tanaman herbal pakailah dosis yang sesuai supaya proses penyembuhan penyakit tidak terhambat.

Penyimpanan herbal

Obat herbal yang tidak habis setelah penggunaan sebaiknya disimpan di tempat yang benar. Penyimpanan yang benar akan membuat pembusukan dari obat herbal akan berlangsung lama dan juga tidak mempengaruhi khasiat dari obat herbal tersebut.

Advertisements

Tinggalkan Balasan