Cara merawat telur ayam hingga menjadi anakan

Diposting pada

Setelah ayam petarung telah kawin, beberapa minggu kemudian ayam petarung tersebut akan bertelur. Pada saat ayam telah bertelur, telur-telur ayam tersebut perlu dirawat. Di dalam perawatan telur ayam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dan diantaranya adalah sebagai berikut.

Mengerami telur

Advertisements

Ketika mengerami telur, ada dua cara yang dapat Anda pakai. Yaitu, cara yang pertama dapat secara alami dan cara yang kedua dengan cara buatan. Untuk mengerami telur dengan cara alami caranya adalah dengan membiarkan induk ayam tersebut mengerami telur-telurnya hingga telur tersebut menetas dan menjadi anakan.

Sedangkan untuk mengerami telur dengan cara buatan adalah dengan menetaskan telur di dalam mesin tetas telur. Dari kedua cara ini, yang paling banyak digunakan adalah cara yang kedua yaitu mengerami telur dengan cara dimasukkan ke dalam mesin tetas telur.

Apabila Anda ingin memakai cara yang kedua, maka pertama-tama Anda harus mempersiapkan mesin tetas terlebih dahulu. Setelah itu, telur ayam dapat diseleksi terlebih dahulu. Cara menyeleksi telur ayam adalah dengan memisah-misahkan telur berdasarkan ukurannya.

Suhu yang ada pada mesin tetas harus diatur. Suhu yang sesuai untuk mengerami telur adalah dibawah 37 derajat celcius. Sedangkan untuk kelembapan di dalam mesin tetas telur adalah 85%.

Pemeriksaan telur

Setelah beberapa minggu telur dierami, selanjutnya telur dapat dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan telur ayam ini dilakukan dengan cara meneropongnya. Tujuan dari pemeriksaan telur ini adalah apakah bakal anak nantinya terjadi kecacatan atau tidak. Ciri-ciri telur yang baik adalah terdapat pembuluh darah yang bentuknya seperti jaring.

Advertisements

Seperti warna pembulu darah pada umumnya, warna pembuluh darah pada telur juga berwarna merah dan titik letaknya adalah tepat di tengah-tengah telur.

Untuk telur yang tidak normal, ciri-ciirnya adalah jika diteropong, maka akan terlihat noda berwarna hitam atau cairan hitam di dalam telur tersebut.

Untuk meneropong telur dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan sinar matahari atau dapat juga dengan bantuan alat seperti senter dan lain sebagainya. Telur yang baik, akan menetas sekitar 3 minggu setelah dierami.

Cara merawat anak ayam

Setelah telur tersebut menetas dan menghasilkan anak ayam, anak ayam tersebut perlu dirawat dengan baik. Perawatan pada anak ayam ini harus dilakukan secara intensif. Tujuannya adalah agar pertumbuhan anak ayam dapat berlangsung cepat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam merawat anak ayam.

Beberapa diantaranya seperti memberikan pakan yang berkualitas dan tepat pada dosisnya. Jangan memberikan pakan yang tidak berkualitas karena akan berpengaruh terhadap anak ayam ini kedepannya. Dan juga tidak boleh memberikan pakan yang dosisnya terlalu banyak atau tidak sesuai dengan dosisnya.

Sebaiknya perawatan anak ayam dilakukan secepat mungkin. Jika kondisinya memungkinkan, perawatan anak ayam dapat ilakukan setelah anak ayam tersebut menetas dan berikan pada induknya selama sehari atau dua hari. Tujuan dilakukan hal ini aalah agar anak ayam dapat belajar bertahan hidup.

Advertisements

Tinggalkan Balasan