Cara mengawinkan induk

Diposting pada

Untuk mendapatkan ayam petarung unggulan, biasanya para penghobis melakukan perkawinan silang. Kawin silang ini dilakukan tujuannya bukan hanya untuk menghasilkan ayam petarung unggulan saja, tetapi untuk menghasilkan ayam petarung jenis baru yang sebelumnya tidak ada.

Satu ayam petarung jantan, dapat dikawinkan dengan 5 ekor betina. Biasanya ayam petarung akan melakukan perkawinan alamiah. Itu berarti, penghobis tidak perlu repot-repot mengawinkan ayam petarungnya sebab ayam petarung akan melakukan perkawinan secara alamiah.

Advertisements

Ketika ingin melakukan perkawinan, sebaiknya penghobis mempersiapkan induk unggulan. Untuk mendapatkan induk unggulan, penghobis dapat langsung mendatangi lokasi ternak ayam petarung. Disana, penghobis dapat memilih induk manakah yang cocok untuk dikawinkan oleh ayam petarung penghobis.

Induk ayam petarung unggulan memang harganya sangat mahal. Namun begitu, dapat dipastikan bahwa penghobis tidak akan menyesal ketika sudah memilih induk ayam petarung unggul ini. Dibandingkan jika penghobis membelinya di tempat yang murah tetapi induk tersebut tidak memiliki keunggulan.

Untuk mengawinkan indukan, Anda dapat memakai dua cara. Cara pertama yang dapat Anda pakai adalah sebagai berikut.

  1. Induk betina dipegang dengan posisi ekor yang menghaap ke depan.
  2. Induk jantan dapat disodorkan.

Sedangkan cara kedua yang dapat Anda pakai adalah sebagai berikut.

  1. Letakkan satu ekor induk jantan dan tiga ekor induk betina.
  2. Letakkanlah ayam tersebut di dalam kandang yang berukuran 3 x 5 meter.
  3. Nantinya induk jantan akan mengawini induk betina secara alami.

Itulah cara mengawini induk ayam petarung.

Advertisements

Induk jantan yang baik akan langsung mengawini induk betina tanpa harus dipaksa. Namun tak jarang kita akan menemukan induk jantan yang sulit sekali dikawinkan. Biasanya, hal ini terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah karena memang induk jantan tersebut belum mau kawin.

Seperti biasanya, setelah dikawinkan, induk betina akan bertelur. Lama atau tidaknya induk betina bertelur tergantung pada Anda yang memberikan pakan pada induk betina tersebut. Jika pemberian pakannya baik, maka induk betina akan bertelur dengan cepat. Induk betina akan bertelur paling cepat dua minggu setelah dikawinkan.

Ciri-ciri induk betina yang memang ingin bertelur adalah induk betina tersebut akan sibuk mencari sarang untuk bertelur. Jika hal ini sudah terjadi, hendaknya Anda langsung membuatkan tempat untuk induk betina bertelur. Namun sebaiknya Anda membuatkan sarang atau tempat bertelur terlebih dahulu sebelum induk betina mencari tempat untuk bertelur.

Mengingat membuat tempat untuk bertelur tidaklah mudah, jadi diperlukan waktu yang lama untuk membuatnya. Jadi, jika saat itu juga induk betina mencari sarang bertelur dan saat itu juga kita akan membuat tempat untuk bertelur maka waktunya tidak akan cukup.

Meletakkan sarang tidak boleh sembarangan. Sarang sebaiknya diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Usahakan sarang tersebut terbuat dari bahan yang nyaman agar induk betina betah mengerami telur-telurnya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan