Atur pola produksi

Diposting pada

Membudidayakan tanaman jagung manis merupakan hal yang paling banyak dilakukan oleh petani di Indonesia. Selain mudah, biaya produksinya juga tidak terlalu mahal. Bukan hanya itu saja, tanaman jagung manis dapat dibudidayakan di setiap waktu, asalkan lingkungan sekitar tempat penanaman harus memenuhi persyaratan.

Kadangkala ada petani yang mengeluhkan bahwa tidak dapat membudidayakan tanaman jagung manis setiap waktu. Padahal, jagung manis termasuk tanaman yang dapat dibudidayakan setiap waktu. Budidaya yang tidak dapat dilakukan setiap saat biasanya dikarenakan lingkungan sekitar tempat penanaman tidak memenuhi persyaratan.

Advertisements

Tidak hanya lingkungan yang a tidak memenuhi persyaratan, tetapi ada hal lainnya yang menyebabkan petani tidak dapat membudidayakan tanaman setiap waktu. Hal lainnya tersebut adalah pola produksi yang dilakukan tidak setiap waktu.

Pengaturan pola produksi memang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil jagung manis yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya saja, tanaman jagung manis yang sudah ditentukan waktu panen akan panen pada saat tepat di waktu yang telah ditentukan tersebut dan petani dapat memulai budidaya jagung manis yang baru lagi.

Dalam satu lahan, biasanya tanaman jagung manis akan dipanen tidak bersamaan. Hal ini dikarenakan penanaman yang dilakukan tidak bersamaan. Apabila petani ingin memanen jagung manis setiap bulannya, maka perlu diterapkan pemanenan yang interval tertentu.

Advertisements

Dalam satu tahun, pasaran terus meminta persediaan jagung manis. Dengan begitu, petani dituntut untuk menyediakan lebih banyak lagi jagung manis dan tidak dapat memanen sekaligus jagung manis tersebut. Jika ingin memanen jagung manis dalam satu tahun sebanyak beberapa bulan, maka petani dapat menerapkan penanaman empat tempat.

Penanaman empat tempat ini dilakukan agar pemanenan yang dilakukan tidak sekaligus melainkan sebulan sekali. Itu artinya petani dapat menyediakan jagung manis untuk kedepannya. Untuk satu kali periode penanaman, hanya dibutuhkan kurang lebih tiga bulanan. Penerapan penanaman empat tempat ini membutuhkan lahan kira-kira empat hektar.

Penanaman di empat tempat ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  1. Pada saat di tempat atau di lahan yang pertama dilakukan pengolahan lahan hingga siap tanam, satu bulan kemudian dapat dilakukan pengolahan lahan padda blok atau tempat yang kedua. Lakukanlah hal ini secara terus menerus.
  2. Pada saat lahan yang pertama sudah dipanen, maka di lahan ke empat dapat dilakukan pengolahan lahan.
  3. Pada saat lahan yang ke dua dipanen, lahan yang ke tiga dapat dilakukan pengolahan lahan.

Dengan menerapkan cara penanaman di atas, maka akan dihasilkan pemanenan yang berbeda-beda. Untuk pemanenan yang pertama dapat dilakukan pada lahan ke-2, pemanenan yang kedua dapat dilakukan pada lahan ke-3, pemanenan ke tiga dapat dilakukan pada lahan ke-4, dan pemanenan keempat dilakukan paa lahan pertama.

Permintaan pasar akan terpenuhi apabila petani menerapkan cara diatas ketika menanam jagung manis.

Advertisements

Tinggalkan Balasan