Jenis Kambing Perah

Diposting pada

Apa itu kambuing perah? Kambing perah meruakan kambing yang diternakkan untuk menghasilkan susu. Kambing perah ini sudah banyak diternakkan oleh peternak. Baik itu yang ada di Indonesia maupun di luar Indonesia.

Kambing perah yang diternakkan terbagi atas beberapa ras. Lantas, apa sajakah ras kambing perah yang banyak diternakkan? Dan berikut ini beberapa ras kambing perah yang banyak diternakkan.

Advertisements
  • Kambing Saenen

Yang pertama ada kambing saenen. Kambing ini merupakan kambing yang berasal dari Lembah Saenen tepatnya di daerah Swiss. Kambing saenen ini merupakan salah satu jenis kambing perah yang populer di Eropa. Para peternak di Eropa kebanyakan menggunakan kambing saenen sebagai kambing perah dibandingkan dengan kambing perah jenis lainnya.

Dalam satu hari, kambing saenen ini dapat enghasilkan susu sekitar 5-6 liter. Cukup banyak bukan? Banyaknya produksi susu yang dihasilkan dari kambing saenen mungkin menjadi salah satu alasan mengapa banyak peternak di eropa lebih memilih kambing saenen ini.

Di Indonesia sendiri, peternak yang beternak kambing saenen dapat dihitung dengan jari. Hal tersebut dikarenakan kambing saenen merupakan jenis kambing yang sulit beradaptasi di iklim tropis seperti di Indonesia ini karena itulah jumlah kambing saenen di Indonesia jumlahnya dapat dihitung dengan jari.

  • Kambing sapera

Kambing sapera merupakan kambing hasil persilangan antara kambing peranakan etawa dengan kambing saenen. Nama sapera ini diambil dari indukannya yaitu saenen dan peranakan etawa. Karena itulah namanya kambing sapera.

Advertisements

Berbeda dengan kambing saenen kambing sapera ini dapat diternakkan di Indonesia karena daya adaptasinya yang tinggi. Dalam satu hari, kambing sapera dapat menghasilkan kurang lebih 5-6 liter. Kambing sapera termasuk kambing yang langka.

Kelangkaan kambing sapera dikarenakan waktu untuk menyilagkannya ini membutuhkan waktu yang lebih lama. Terlebi lagi persilangan ini masi di tahap awal sehingga masih membutuhkan waktu dan upaya lebih untuk mengembangkannya.

  • Kambing Anglo-Nubian

Kambing anglo-nubian merupakan kambing hasil persilangan antara kambing jamnapari dengan kambing yang berasal dari Nubia tepatnya di negara Afrika. Produktifitas susu dalam satu masa laktasi bisa mencapai 700-800 kg. Kambing ini dapat beradaptasi di iklim tropis. Itu artinya Indonesia merupakan negara yang bagus untuk beternak kambing anglo-nubian.

Ciri-ciri dari kambing anglo-nubian adalah sebagai berikut.

  1. Bulu tubuhnya berwarna merah kehitaman dan cokelat serta putih.
  2. Telinganya panjang dan lebar serta menjuntai.
  3. Memiliki ambing yang besar.

Itulah beberapa ciri-ciri dari kambing anglo-nubian.

  • Kambing Alpines

Dari manakah kambing alpines ini berasal? Kambing alpines berasal dari pegunungan alpine tepatnya di negara Perancis. Karena itulah namanya Alpine. Dalam satu masa laktasi kambing alpines mampu menghasilkan susu kambing sekitar 600-700 kg.

Ciri-ciri dari kambing alpines adalah sebagai berikut.

  1. Warna bulunya kombinasi antara wanr cokelat, putih, dan hitam.
  2. Telinganya berukuran tidak terlalu kecil namun tidak terlalu besar serta mengatah ke atas.
  3. Bobot untuk kambing jantannya yaitu 80-95 kg. Sedangkan untuk bobot kambing betinanya yaitu 65-70 kg.

Itulah beberapa ciri-ciri dari kambing alpines.

Advertisements

Tinggalkan Balasan